Pencarian Pesawat MH370 dengan WorldView-2

Sudah lebih dari dua pekan dunia dihebohkan dengan berita hilangnya pesawat komersil milik maskapai Malaysia Airlines yang mempunyai nomor seri MH370. Hingga saat ini belum ditemukan lokasi pasti dari pesawat tersebut. Pesawat yang terkenal dengan sebutan MH370 ini santer diberitakan menghilang pada saat melakukan penerbangan dari Malaysia menuju China yang membawa sekitar 239 penumpang tiba-tiba menghilang dari radar pemantauan dan hilang komunikasi setelah kurang lebih dua jam terbang meninggalkan bandara yang berada di Malaysia. Banyak spekulasi yang bermunculan terkait dengan hilangnya pesawat MH370 ini. Mulai dari pembajakan yang dilakukan oleh teroris, meledak di udara, sampai hilang karena adanya pengaruh ghaib.

Hilangnya MH370 ini membuat berbagai negara di dunia membantu dalam pencarian yang sampai saat ini belum menemui titik terang. Pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran baik dengan menggunakan pesawat, kapal laut dan foto satelit pada wilayah yang diduga dilewati oleh pesawat MH370 bahkan hingga ke Samudera Hindia yang notabene bukan jalur penerbangan pesawat ini. Salah satu upaya dalam membantu pencarian pesawat MH370 yaitu dengan melihat foto satelit atau yang biasa disebut dengan citra satelit. Citra satelit yang santer diberitakan dalam membantu pencarian pesawat MH370 salah satunya yaitu citra satelit Worldview-2. Apa itu citra satelit Worldview-2?

peta lokasi pesawat mh370

Worldview-2 merupakan citra satelit resolusi tinggi yang dimiliki oleh DigitalGlobe. Citra satelit ini termasuk dalam kategori citra dengan resolusi tinggi bersama dengan citra Quickbird, Worldview-1, IKONOS, GeoEye, dll. Worlview-2 diluncurkan pada tanggal 8 Oktober 2009 yang bertujuan untuk merekam kenampakan yang ada dipermukaan bumi secara detail dan terbaru. Orbit citra satelit Worldview-2 yaitu Sun Synchronous berada pada ketinggian 770 kilometer dan mampu merekam kembali objek yang sama pada permukaan bumi dalam waktu 1,1 hari. Gambar yang dihasilkan dari perekaman Worldview-2 mempunyai tingkat kedetailan atau resolusi spasial sampai 0,46 meter pada band pankromatik dan 1,85 meter pada 8 band multispektral per pikselnya. Produk yang dihasilkan dari citra satelit Worldview-2 berupa gambar permukaan bumi yang terlihat dari atas dan mempunyai koordinat pada objek yang terekam. Proses perekaman mengandalkan pantulan dari objek yang terekam menghasilkan nilai piksel sehingga dapat menampilkan kenampakan seperti yang ada pada kenyataannya.

Dalam kasus hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 ternyata juga menerapkan teknologi penginderaan jauh yang menggunakan citra satelit Worldview-2. Disamping mempunyai kedetailan yang bagus, data gambar dari citra satelit Worldview-2 juga mempunyai koordinat yang cukup akurat sehingga apabila dalam pencarian terdapat gambar yang diduga pesawat MH370 maka dapat diketahui posisi dari benda tersebut. Semoga dengan bantuan dari teknologi satelit penginderaan jauh dapat mempermudah dalam menemukan peta lokasi hilangnya pesawat MH370.